Bogor β Warga Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, mengeluhkan kondisi jalan hotmix yang menghubungkan Kampung Muaracideng, Kampung Pangauban hingga Kampung Pangrasan. Pasalnya, jalan yang baru diaspal sekitar tujuh bulan lalu tersebut kini sudah mengalami kerusakan di beberapa titik, khususnya di wilayah Kampung Pangauban RT 02/RW 05.
Jalan tersebut merupakan akses utama yang digunakan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari dan perekonomian warga. Kerusakan yang terjadi membuat masyarakat mempertanyakan kualitas pekerjaan proyek yang baru selesai pada Desember 2025.
Salah seorang warga mengatakan, saat proses pengaspalan berlangsung masyarakat sangat antusias karena jalan yang sebelumnya licin menjadi lebih nyaman dilalui.
“Setelah diaspal memang jalan jadi nyaman dan tidak licin seperti sebelumnya. Tapi sekarang belum sampai satu tahun sudah rusak. Semoga pemerintah desa segera memperbaikinya,” ujar salah seorang pengguna jalan.
Menurutnya, kerusakan mulai terlihat beberapa bulan setelah pengaspalan selesai. Ia menduga kerusakan terjadi karena proses pemadatan yang kurang maksimal, terutama di area tanjakan.
“Saat pemadatan saya melihat alat berat sempat tergelincir. Mungkin itu juga menjadi salah satu penyebab kualitas jalan kurang baik,” tambahnya.
Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Sekretaris Desa Cibalung menyampaikan bahwa persoalan tersebut telah diinformasikan kepada Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan masih menjadi tanggung jawab pihak pemborong.
“Coba infokan ke TPK. Waktu itu kami juga mau menemui pihak pemborong, karena bagaimanapun juga itu masih menjadi tanggung jawab pemborong,” ujarnya.
Sementara itu, pada Rabu (1/7/2026), Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Cibalung saat ditemui di kantor desa menjelaskan bahwa pihaknya telah beberapa kali menyampaikan keluhan tersebut kepada pemborong.
“Sudah beberapa kali kami sampaikan terkait jalan rusak tersebut kepada pemborong. Sampai saat ini masih belum diperbaiki, padahal itu masih menjadi tanggung jawab pemborong,” tegas perwakilan TPK.
Warga berharap pihak pemborong segera memenuhi tanggung jawabnya dengan melakukan perbaikan jalan agar akses masyarakat kembali aman dan nyaman. Mereka juga meminta pemerintah desa terus mengawal proses perbaikan sehingga kualitas infrastruktur yang dibangun benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Red














